Mereka biasa berangkat menggembala kambing pukul 13.00 dan pulang ke rumah pukul 17.00. Kedua bocah itu juga harus rela bersahabat dengan keringat, trik panas matahari, bahkan hujan dan petir. Bagi kedua bocah itu sudah menjadi ‘makanan’ sehari-hari.
Mencuci baju sendiri sudah ditanamkan ketika sekolah dasar. Kebiasaan ini sudah mendarah daging dan secara tidak langsung mendidik untuk mandiri. Tugas inidividu ditanggung sendiri-sendiri, itulah yang orang tua tanamkan dan ajarkan kepada kakak, adik dan termasuk ke mereka juga.
Di saat orang lain sudah mandi dan wangi, mereka masih berada di hutan mengurus kambing-kambing peliharaannya.
Di saat orang lain bisa bermain sepulang sekolah, kedua bocah itu tak punya pilihan selain bermain dengan kambing-kambingnya.
Salah satu cara supaya bisa main, ya harus nekat. Tetapi resikonya harus tanggung sendiri. Siap-siap saja, pulang ke rumah kena marah dan gak dapat jatah makan.
“Pokoknya nyesel banget kalau ngelakuin hal senekat itu, yang ada nanti malah ngerasa bersalah… “.
Bersambung...
0 Respon Untuk "Gembala [3]"
Posting Komentar